Perhatikan gambar berikut.
|
| Gambar : Supermarket buah |
Ketika kita berbelanja buah-buahan di supermarket buah, maka kita akan melihat
sekumpulan buah, seperti sekumpulan buah anggur, sekumpulan buah mangga,
sekumpulan buah jeruk dan sebagainya. Buah-buah tersebut dikelompokkan
berdasarkan nama atau jenisnya. Dalam matematika, kumpulan benda atau objek
yang sejenis disebut himpunan. Tetapi tidak semua kumpulan termasuk himpunan.
Mengapa demikian?
Pengertian Himpunan
Berikut ini diberikan contoh-contoh himpunan dan bukan himpunan. Perhatikan
dengan seksama agar bisa membedakannya.
Contoh kumpulan yang termasuk himpunan :
- Kumpulan siswa laki-laki.
- Kumpulan hewan yang berkaki empat.
- Kumpulan buah-buahan yang diawali huruf S.
Contoh kumpulan yang termasuk bukan himpunan :
- Kumpulan pelajaran yang disenangi murid.
- Kumpulan makanan yang lezat.
- Kumpulan murid yang pandai.
Dari contoh-contoh tersebut, kita dapat memberikan sebuah definisi tentang
himpunan yaitu :
Definisi : Himpunan adalah kumpulan benda atu objek yang terdefinisi dengan jelas.
Himpunan disebut juga dengan "kumpulan, kelompok, gugus, atau set". Himpunan
yang jelas artinya himpunan yang anggota-anggotanya dapat ditetapkan secara
jelas. Benda atau objek yang dimuat dalam suatu himpunan disebut
anggota himpunan atau elemen.
Lambang Suatu Himpunan
Ketentuan untuk memberi lambang suatu himpunan adalah sebagai berikut.
- Untuk nama himpunan digunakan huruf kapital, misalnya \(A, B, C, D, E\), dan seterusnya.
- Untuk penulisan anggota-anggota himpunan, dibatasi oleh dua kurung kurawal { }.
- Untuk memisahkan anggota yang satu dengan yang lain, digunakan tanda koma.
Contoh.
A = {bilangan asli kurang dari 10}
B = {2, 3, 5, 7, 11}
C = {siswa kelas VII yang memakai kacamata}
Di dalam matematika, beberapa huruf besar digunakan sebagai lambang himpunan
bilangan tertentu. Diantaranya yang biasa dipergunakan adalah sebagai berikut
:
Huruf A : Lambang himpunan bilangan asli. A = {1, 2, 3,
...}
Huruf B : Lambang himpunan bilangan bulat. B = {..., -3, -2, -1,
0, 1, 2, 3, ...}
Huruf C : Lambang himpunanbilangan cacah. C = {0, 1, 2, 3, ...}
Huruf I : Lambang himpunan bilangan irasional.
Huruf L : Lambang himpunan bilangan ganjil.
Huruf N : Lambang himpunan bilangan genap.
Huruf P : Lambang himpunan bilangan prima.
Huruf Q : Lambang himpunan bilangan rasional.
Huruf R : Lambang himpunan bilangan nyata (real). Menyatakan Suatu Himpunan
Suatu himpunan dapat dinyatakan dengan beberapa cara, yaitu :
- Menyatakan suatu himpunan dengan kata-kata.
- Menyatakan suatu himpunan dengan notasi pembentuk himpunan.
- Menyatakan suatu himpunan dengan mendaftar anggota-anggotanya (Rooster).
Himpunan dapat dideskripsikan dengan kata-kata atau kalimat yang
mewakili anggota dalam himpunan tersebut, misalnya sebagai
berikut, A adalah himpunan hewan berkaki dua. Hal ini dapat
juga ditulis A = {hewan berkaki dua}
Dalam hal ini, objeknya dilambangkan dengan sebuah variabel atau peubah,
misalnya variabel x atau y. Sebagai contoh, perhatikan
berikut ini. K={x | x bilangan prima kurang dari 15}, dibaca "K
adalah himpunan x dengan x adalah bilangan prima kurang dari 15".
L = {x | 2 < x < 8, x bilangan bulat}, dibaca
"L adalah himpunan x dengan x bilangan bulat antara
2 dan 8".
Perhatikan contoh berikut. K = {nama bulan pada tahun Masehi yang
diakhiri huruf i}. Penulisan dengan cara mendaftar
anggota-anggotanya adalah K ={Januari, Februari, Mei, Juni,
Juli}. L = {warna pelangi}. Penulisan dengan cara mendaftar
anggota-anggotanya adalah L = {merah, jingga, kuning, hijau,
biru, nila, ungu}.
Anggota Himpunan
Perhatikan himpunan A = {1, 2, 3, 4, 5}. Angka 1, 2, 3, 4, dan 5
merupakan anggota di A, ditulis dengan \(1 \in A, 2\in A, 3\in A, 4\in
A, 5\in A\), dengan \(\in \) merupakan notasi/lambang yang menyatakan
anggota sebuah himpunan. Lambang/notasi
bukan anggota ditulis dengan \(\notin\). Pada himpunan A di
atas tidak terdapat bilangan 6, sehingga 6 bukan anggota A, dan ditulis
\(6\notin A\) yang berarti bahwa 6 bukan anggota himpunan A.
Menyatakan Banyaknya Anggota Suatu Himpunan
Apabila A adalah suatu himpunan maka banyak anggota himpunan
A ditulis dengan notasi $n(A)$. Dalam hal ini \(n(A)\) disebut
bilangan kardinal dari A, yaitu
bilangan yang menyatakan banyak anggota himpunan A. Himpunan dengan banyak
anggota berhingga disebut himpunan berhingga,
sedangkan himpunan dengan banyak anggota tak berhingga disebut
himpunan tidak berhingga. Misalnya N adalah himpunan
bilangan asli maka anggota adalah 1, 2, 3, ... Banyak anggota himpunan
N adalah tidak berhingga, ditulis \(n(N) = \infty\)
Contoh.
1. Z adalah himpunan bilangan bulat antara 0 dan 6. Berapakah banyak
anggota himpunan Z?
2. N adalah himpunan bilangan asli. Berapakah banyak anggota
himpunan N?
Klik tombol Show all untuk melihat jawaban.
Klik tombol Show all untuk melihat jawaban.
Jawab :
1. \(Z\) = {1, 2, 3, 4, 5}. Banyak anggota himpunan Z adalah 5 atau \(n(Z)=5\) 2. \(N\)={1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, ...}. Banyak anggota himpunan \(N\) adalah tak berhingga atau \(n(N)=\infty\)
Himpunan Kosong
Definisi : Himpunan kosong adalah himpunan yang tidak mempunyai anggota. Lambang himpunan kosong adalah \(\varnothing\) atau { }.Himpunan kosong merupakan himpunan bagian dari setiap himpunan yang mana pun. Contoh himpunan kosong adalah sebagai berikut.
1. Jika H adalah himpunan nama-nama presiden Indonesia yang diawali
dengan huruf P, nyatakan H dengan notasi himpunan.
2. Jika M adalah himpunan nama bulan yang banyak harinya 20, nyatakan M dengan notasi himpunan.
2. Jika M adalah himpunan nama bulan yang banyak harinya 20, nyatakan M dengan notasi himpunan.
Jawab :
1. Karena nama-nama presiden Indonesia adalah Soekarno, Soeharto, B. J. Habibie, Abdurrahman Wahid, Megawati Soekarno Putri, Susilo Bambang Yudhoyono, dan Joko Widodo maka tidak ada nama presiden yang dimulai dengan huruf \(P\). Jadi, \(H\) adalah himpunan kosong, ditulis \(H=\varnothing\) atau \(H\)= {}
2. Karena tidak ada bulan yang banyak harinya 20, maka himpunan \(M\) adalah himpunan kosong, ditulis \(M=\varnothing\) atau \(M\)= { }
1. Karena nama-nama presiden Indonesia adalah Soekarno, Soeharto, B. J. Habibie, Abdurrahman Wahid, Megawati Soekarno Putri, Susilo Bambang Yudhoyono, dan Joko Widodo maka tidak ada nama presiden yang dimulai dengan huruf \(P\). Jadi, \(H\) adalah himpunan kosong, ditulis \(H=\varnothing\) atau \(H\)= {}
2. Karena tidak ada bulan yang banyak harinya 20, maka himpunan \(M\) adalah himpunan kosong, ditulis \(M=\varnothing\) atau \(M\)= { }
Himpunan Bagian
Untuk memahami pengertian himpunan bagian, perhatikan contoh berikut.
A = {becak, delman, mobil, bus, kereta api, kapal laut, pesawat
terbang}
B = {mobil, bus, kereta api, pesawat terbang, kapal laut}
C = {becak, delman, kapal laut, kereta api, bus}
Jika diperhatikan, setiap anggota himpunan B adalah juga menjadi
anggota himpunan A. Kita katakan bahwa B adalah himpunan
bagian dari A, dan dinotasikan \(B\subset A\). Demikian juga
B bukan himpunan bagian C, dinotasikan \(B\not\subset C\).
Sebaliknya, tidak semua anggota himpunan C termasuk himpunan
B, yaitu becak dan delman, jadi \(C\not\subset B\).
1 Himpunan A dikatakan himpunan bagian dari B jika setiap anggota himpunan A juga menjadi anggota himpunan B, dinotasikan dengan \(A\subset B\)
2 Himpunan A dikatakan bukan himpunan bagian dari B jika setiap anggota himpunan A juga menjadi anggota himpunan B, dinotasikan dengan \(A\not\subset B\)
Menentukan Banyaknya Himpunan Bagian
Perhatikan uraian berikut, untuk menentukan banyak himpunan bagian.
A = {1}
Banyak himpunan bagian dari A ada 2, yaitu {1}, dan \(\varnothing
\).
B = {1, 2}
Banyak himpunan bagian dari B ada 4, yaitu {1}, {2}, {1, 2},
\(\varnothing\).
C = {1, 2, 3}
Banyak himpunan bagian dari C ada 8, yaitu {1}, {2}, {3}, {1, 2},
{1, 3}, {2, 3}, {1, 2, 3}, \(\varnothing \)
Jika kita perhatikan uraian di atas, diperoleh pernyataan berikut :
Jika \(n(A) = 1\), maka banyak himpunan bagiannya adalah 2, diperoleh dari
\(2^1=2\)
Jika \(n(B) = 2\), maka banyak himpunan bagiannya adalah 4, diperoleh dari
\(2^2=4\)
Jika \(n(C) = 3\), maka banyak himpunan bagiannya adalah 8, diperoleh dari
\(2^3=8\)
Kesimpulan :
Jika banyak anggota himpunan A adalah n, maka banyak himpunan bagian dari A adalah \(2^n\)
Tentukan himpunan bagian dari :
a. P = {a, b, c, d, e}
b. K = {x | x bilangan asli kurang dari 7}
a. \(P\) = {a, b, c, d, e} maka \(n(P) = 5\). Jadi, banyak himpunan bagian dari \(P=2^5=32\)
b. \(K\) = {x | x bilangan asli kurang dari 7}, \(K\) = {1, 2, 3, 4, 5, 6}, maka \(n(K) = 6\). Jadi, banyak himpunan bagian dari \(K= 2^6=64\).
Himpunan Semesta
Perhatikan gambar berikut.
Jika kita membicarakan mobil, bus, kereta api, dan pesawat terbang, dapat
dikatakan bahwa kita sedang membicarakan alat transportasi. Dengan kata lain
semesta pembicaraan kita adalah alat transportasi. Semesta pembicaraan
sering disebut himpunan semesta atau universum. Himpunan
semesta biasanya ditulis dengan huruf S atau U.
Contoh.
Tentukan himpunan semesta dari A = {2, 4, 6, 8, 10}
Jawab.
Himpunan semesta yang mungkin adalah {bilangan cacah}, {bilangan asli},
{bilangan bulat}, dan {bilangan genap}.
Evaluasi
Setelah mempelajari materi tentang himpunan, saatnya kita melakukan
evaluasi untuk mengukur sejauh mana pemahaman tentang materi
tersebut.
Petunjuk pengerjaan evaluasi.
1. Klik tombol Start Quiz
2. Klik pada tombol jawaban yang benar.
3. Klik Next untuk berpindah ke soal berikutnya.
4. Klik Prev untuk kembali ke soal sebelumnya.
5. Klik Reset untuk memulai kembali.
6. Jika sudah selesai mengerjakan semua soal dan akan mengirim
jawabannya, klik tombol Submit.
7. Lihat perolehan skor yang tercantum di bagian bawah soal.
8. Nilai yang diperoleh adalah jumlah skor dibagi skor maksimal
dikalikan 100.
Soal :
Penutup
Demikian materi tentang himpunan dan cara menyatakanya, himpunan kosong,
himpunan bagian, himpunan semesta. Jika ada kesalahan silakan koreksi. Dan
jika ada masukan silakan tuliskan di kolom komentar. Semoga bermanfaat.
Terima kasih.


0 Komentar